Berikut tentang Kisah Petugas Kebersihan Gotong Royong dan Gober yang Bersihkan Sampah di Sejumlah Titik di Kota Bandung. Simak kisahnya!

Petugas Kebersihan Gotong Royong Kembalikan Keindahan Bandung Usai Tahun Baru

Pasca perayaan malam pergantian tahun, ratusan petugas kebersihan bersama Tim Gober Balonggede langsung menyisir berbagai pusat keramaian kota, mulai dari kawasan Alun-Alun Bandung hingga lapangan Gasibu. Sejak pukul lima pagi, para petugas tanpa lelah menyapu, mengumpulkan, dan mengangkut tumpukan sampah plastik serta sisa makanan yang mengotori jalanan. Meskipun menghadapi kendala berupa tingginya volume sampah yang terus bermunculan di akhir pekan, semangat gotong royong membuat kerja keras mereka terasa lebih ringan. Sinergi antara UPTD Pengelolaan Sampah dan petugas Gober di lapangan terbukti ampuh memulihkan kebersihan serta keindahan Kota Bandung dalam waktu singkat. Dedikasi tinggi dari para pahlawan kebersihan ini patut mendapatkan apresiasi setinggi-tingginya dari seluruh warga Kota Bandung.

Keramaian Tahun Baru dan Potensi Sampah di Kota Bandung

Saat malam pergantian Tahun Baru 2023, warga lokal dan wisatawan memadati berbagai titik keramaian di Kota Bandung. Setiap keramaian selalu berpotensi menimbulkan tumpukan sampah setelah acara selesai. Untuk mencegah penumpukan tersebut, UPTD Pengelolaan Sampah DLHK Kota Bandung menurunkan 427 petugas kebersihan dalam dua shift, yaitu malam dan pagi.

“kunjungi juga: cuci sofa jakarta

Petugas Kebersihan Gotong Royong Mulai Bergerak dari Pagi Hari

Salah satu petugas, Deni, menjelaskan bahwa ia dan enam rekannya mulai membersihkan kawasan Gasibu sejak pukul 05.30 WIB. Pada malam hari, 10 petugas sudah lebih dulu bekerja. Deni, yang sudah bertugas selama delapan tahun, menuturkan bahwa sampah pagi itu tidak terlalu banyak karena mereka hanya menyelesaikan sisa pekerjaan dari tim malam.

Walau jumlah sampah lebih sedikit, proses pembersihan tetap memakan waktu sekitar dua jam. Tim malam sebelumnya bahkan membutuhkan hampir tiga jam untuk membersihkan area tersebut.

Kondisi Sampah di Alun-Alun Bandung

Di Alun-Alun Kota Bandung, Fadli dan tujuh rekannya bertugas membersihkan area sekitar masjid dan alun-alun. Jika pada hari biasa tersedia 16 petugas, malam pergantian tahun membuat mereka harus terbagi menjadi dua shift. Fadli sudah mulai bekerja sejak pukul 05.00 WIB, namun timnya belum menyelesaikan banyak titik meski sudah membersihkannya selama dua jam.

Menurutnya, volume sampah tetap tinggi meski tim malam sudah bekerja. Pada masa liburan dan akhir pekan, warga terus membuang sampah walaupun petugas sudah mengangkutnya beberapa kali.

“kunjungi juga: jasa bersih rumah Jakarta

Pengawas Turut Mengawal Pembersihan Sampah

Pengawas UPTD Pengelola Sampah, Lutfi, mengungkapkan bahwa volume sampah di tahun baru ini lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya. Ia bersama tim pengawas lain mendampingi para petugas sejak malam hingga pagi hari.

Tim Gober Balonggede Juga Turun Membersihkan Sampah

Selain petugas DLHK, Tim Gober Balonggede juga ikut membantu pembersihan sampah di malam tahun baru. Sri Murni, salah satu anggotanya, menyampaikan bahwa ada 14 petugas yang mulai bekerja sejak pukul 05.00 WIB. Mereka bertugas hingga pukul 09.00 WIB sebelum kembali ke kantor untuk apel.

Selama bertugas, mereka mengumpulkan tiga karung sampah. Sri Murni melihat jumlah sampah di pagi hari jauh berkurang dibandingkan tumpukan sampah pada malam pergantian tahun.

“kunjungi juga: jasa bersih apartemen malang

Kesimpulan

Malam pergantian Tahun Baru 2023 di Kota Bandung menyisakan tumpukan sampah di berbagai titik keramaian seperti Gasibu dan Alun-Alun Bandung. UPTD Pengelolaan Sampah DLHK Kota Bandung menurunkan 427 petugas kebersihan dalam dua shift untuk mengatasi masalah tersebut. Tim Gober Balonggede turut membantu petugas dengan mengumpulkan tiga karung sampah. Meski warga menghasilkan volume sampah pagi hari lebih sedikit dibanding malam sebelumnya, pembersihan tetap memakan waktu lama karena keramaian tahun baru memicu lonjakan sampah. Pengawas UPTD bahkan menilai volume sampah kali ini melebihi capaian tahun sebelumnya. Kisah ini menunjukkan kerja keras dan gotong royong para petugas dalam menjaga kebersihan kota pasca perayaan.